Kemacetan lalu lintas merupakan salah satu masalah utama di kota-kota besar. Pertumbuhan jumlah kendaraan yang tidak sebanding dengan kapasitas jalan membuat pemerintah dan perencana kota harus mencari solusi infrastruktur yang efektif. Dua solusi yang paling sering diterapkan adalah overpass dan underpass.
Keduanya sama-sama bertujuan untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas dengan memisahkan jalur kendaraan agar tidak saling bersinggungan. Namun, overpass dan underpass memiliki fungsi, kelebihan, serta tantangan yang berbeda. Artikel ini akan membahas kegunaan overpass dan underpass, perbedaannya, serta mana yang lebih efektif untuk mengatasi masalah lalu lintas.
Pengertian Overpass dan Underpass
Sebelum membahas lebih jauh, penting untuk memahami pengertian dasar dari kedua jenis infrastruktur ini.
Overpass adalah jalan layang yang dibangun di atas jalan atau jalur lain, seperti persimpangan sebidang, rel kereta api, atau jalan utama. Overpass memungkinkan kendaraan melintas tanpa harus berhenti akibat perpotongan arus lalu lintas.
Underpass adalah jalan yang dibangun di bawah permukaan tanah atau di bawah jalan lain. Underpass berfungsi untuk mengalirkan kendaraan melewati titik konflik tanpa mengganggu lalu lintas di atasnya.
Keduanya merupakan bentuk rekayasa lalu lintas modern yang banyak diterapkan di kawasan perkotaan.
Kegunaan Overpass dalam Sistem Transportasi



4
Overpass memiliki berbagai kegunaan penting dalam sistem transportasi, antara lain:
1. Mengurangi Titik Konflik Lalu Lintas
Overpass menghilangkan perpotongan langsung antara dua arus kendaraan. Dengan demikian, risiko kemacetan dan kecelakaan dapat dikurangi secara signifikan.
2. Meningkatkan Kecepatan dan Kelancaran Arus Kendaraan
Kendaraan yang melintas di overpass tidak perlu berhenti di lampu lalu lintas. Hal ini meningkatkan kecepatan perjalanan, terutama di jalan arteri dan jalan nasional.
3. Cocok untuk Volume Kendaraan Tinggi
Overpass sangat efektif diterapkan di persimpangan dengan volume lalu lintas tinggi dan pergerakan kendaraan jarak jauh, seperti jalur antarkota atau akses tol.
4. Mudah Dipantau dan Dirawat
Karena berada di atas permukaan tanah, overpass relatif lebih mudah dalam hal inspeksi struktur dan perawatan dibandingkan underpass.
Kegunaan Underpass dalam Infrastruktur Perkotaan



4
Underpass juga memiliki peran penting dalam mengatur lalu lintas, khususnya di kawasan padat kota.
1. Menjaga Estetika Kota
Underpass tidak mengganggu pandangan visual kota karena berada di bawah tanah. Hal ini penting untuk kawasan pusat kota atau area bersejarah.
2. Mengurangi Kemacetan di Persimpangan
Dengan mengalirkan kendaraan ke bawah tanah, arus lalu lintas di permukaan dapat berjalan lebih lancar, terutama untuk kendaraan lokal dan pejalan kaki.
3. Ramah bagi Pejalan Kaki dan Pesepeda
Underpass memungkinkan permukaan jalan digunakan lebih optimal untuk trotoar, jalur sepeda, dan ruang publik.
4. Cocok untuk Kawasan Terbatas Lahan
Di daerah dengan keterbatasan ruang horizontal dan vertikal, underpass sering menjadi solusi karena tidak membutuhkan struktur tinggi.
Perbedaan Overpass dan Underpass
Berikut beberapa perbedaan utama antara overpass dan underpass:
- Posisi Struktur: Overpass berada di atas, underpass berada di bawah permukaan tanah
- Dampak Visual: Overpass lebih terlihat dan bisa mengubah lanskap kota, underpass lebih tersembunyi
- Risiko Teknis: Underpass rentan terhadap banjir jika sistem drainase buruk
- Biaya Konstruksi: Underpass umumnya lebih mahal karena memerlukan penggalian dan sistem pendukung
- Perawatan: Overpass lebih mudah dirawat, underpass membutuhkan pemeliharaan drainase dan ventilasi
Perbedaan ini membuat pemilihan overpass atau underpass harus disesuaikan dengan kondisi lokasi.
Kelebihan dan Kekurangan Overpass
Kelebihan Overpass
- Efektif untuk arus lalu lintas besar
- Minim risiko genangan air
- Lebih mudah dalam konstruksi dan perawatan
- Umur struktur relatif panjang
Kekurangan Overpass
- Mengganggu estetika kota
- Membutuhkan ruang vertikal yang besar
- Bisa menimbulkan kebisingan bagi area di bawahnya
Kelebihan dan Kekurangan Underpass
Kelebihan Underpass
- Lebih rapi secara visual
- Mendukung tata kota ramah pejalan kaki
- Cocok untuk pusat kota dan kawasan bersejarah
Kekurangan Underpass
- Rentan banjir jika drainase buruk
- Biaya pembangunan tinggi
- Perawatan lebih kompleks
Mana yang Lebih Efektif: Overpass atau Underpass?

4
Tidak ada jawaban mutlak mengenai mana yang lebih efektif antara overpass dan underpass. Efektivitas keduanya sangat bergantung pada konteks dan tujuan pembangunan.
Overpass lebih efektif jika:
- Volume lalu lintas sangat tinggi
- Jalur utama membutuhkan kelancaran tanpa hambatan
- Risiko banjir tinggi
- Tersedia ruang vertikal yang cukup
Underpass lebih efektif jika:
- Lokasi berada di pusat kota
- Estetika dan tata ruang menjadi prioritas
- Lahan terbatas dan padat bangunan
- Ingin mendukung ruang publik di permukaan
Dalam banyak kasus, kota-kota besar mengombinasikan penggunaan overpass dan underpass untuk menciptakan sistem lalu lintas yang seimbang.
Dampak Overpass dan Underpass terhadap Kota
Pembangunan overpass dan underpass tidak hanya berdampak pada lalu lintas, tetapi juga pada kehidupan perkotaan secara luas. Infrastruktur ini dapat meningkatkan produktivitas ekonomi, mengurangi waktu tempuh, dan menurunkan tingkat stres pengguna jalan.
Namun, perencanaan yang kurang matang dapat menimbulkan masalah baru, seperti kemacetan di titik lain atau degradasi lingkungan. Oleh karena itu, studi lalu lintas dan partisipasi publik sangat penting sebelum pembangunan dilakukan.
Kesimpulan
Overpass dan underpass merupakan solusi infrastruktur penting untuk mengatasi kemacetan dan meningkatkan efisiensi lalu lintas. Overpass unggul dalam menangani arus kendaraan besar dan lebih tahan terhadap kondisi lingkungan, sementara underpass menawarkan keunggulan estetika dan mendukung tata kota yang lebih ramah manusia.
Mana yang lebih efektif sangat bergantung pada kondisi lokasi, kebutuhan lalu lintas, serta visi pengembangan kota. Dengan perencanaan yang tepat, baik overpass maupun underpass dapat memberikan manfaat besar bagi mobilitas dan kualitas hidup masyarakat perkotaan.